Reno Rimawan. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Karkteristik Seorang Pemimpin


Pendahuluan
Kepemimpinan atau leadership adalah kemampuan seorang untuk mempengaruhi orang-orang lain agar bekerjasama sesuai dengan rencana demi tercapainya tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Dengan demikian kepemimpinan memegang peranan yang sangat penting dalam manajemen, bahkan dapat dinyatakan, kepemimpinan adalah inti dari management.
didalam kenyataan, tidak semua orang yang menduduki jabatan pemimpin memilih kemampuan untuk memimpin atau memiliki "kepemimpinan".

Pembahasan Permasyarakan Pemimpin

Karena seorang pemimpin bertugas menggerakan orang-orang yang dipimpinnya, maka sudah tentu ia harus memiliki sifat-sifat yang lebih dari orang-orang yang dipimpinnya. Banyak sifat-sifat ideal yang dituntut bagi seorang pemimpin berbeda-beda menurut bidang kegiatan, jenis atau tipe kepemimpinan, tingkatan dan bahkan juga latar belakang budaya dan kebangsaan. untuk memperoleh perbandingan yang luas berikut ini kan diuraikan sifat-sifat atau syarat-syarat kepemimpinan yang diajukan oleh beberapa ahli, pemuka masyarakat, dan bahkan berdasarkan tradisi masyarakat tertentu.

- Kelebihan dalam bidang ratio.
Artinya seseorang pemimpin harus memiliki pengetahuan tentang tujuan dan asas organisasi yang dipimpinnya. Memiliki pengetahuan tentang cara-cara untuk menjalankan organisasi secara efisien. Dan dapat memberikan keyakinan kepada orang-orang yang dipimpin ke arah berhasilnya tujuan.
- Kelebihan dalam bidang rohaniah.
Artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat-sifat yang memancarkan keluhuran budi, ketinggian moral, dan kesederhanaan watak.
-Kelebihan dalam bidang lahiriah/jasmaniah.
Artinya dengan kelebihan ketahanan jasmaniah ini seorang pemimpin akan mampu memberikan contoh semangat dan prestasi kerja sehari-hari yang baik kepada orang-orang yang dipimpin.
Terry menyebutkan adanya 8 buah syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pemimpin yang baik, yaitu memiliki:


1. Kekuatan atau energi
Seorang pemimpin harus memiliki kekuatan lahiriah dan rokhaniah sehingga mampu bekerja keras dan banyak berfikir untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi.


2. Penguasaan emosional
Seorang pemimpin harus dapat menguasai perasaannya dan tidak mudah marah dan putus asa.

3. Pengetahuan mengenai hubungan kemanusiaan
Seorang pemimpin harus dapat mengadakan hubungan yang manusiawi dengan bawahannya dan orang-orang lain, sehingga mudah mendapatkan bantuan dalam setiap kesulitan yang dihadapinya.

4. Motivasi dan dorongan pribadi, yang akan mampu menimbulkan semangat, gairah, dan ketekunan dalam bekerja.

5. Kecakapan berkomunikasi: kemampuan menyampaikan ide, pendapat serta keinginan dengan baik kepada orang lain, serta dapat dengan mudah mengambil intisari pembicaraan.

6. Kecakapan mengajar pemimpin yang baik adalah guru yang mampu mengajar dan memberikan teladan dan petunjuk-petunjuk, menerangkan yang belum dengan gambaran jelas serta memperbaiki yang salah.

7. Kecakapan bergaul: dapat mengetahui sifat dan watak orang lain melalui pergaulan agar dengan mudah dapat memperoleh kesetiaan dan kepercayaan. Sebaiknya bawahan juga bersedia bekerja dengan senang hati dan sukarela untuk mencapai tujuan.


8. Kemampuan teknis kepemimpinan: mengetahui azas dan tujuan organisasi. Mampu merencanakan, mengorganisasi, mendelegasikan wewenang, mengambil keputusan, mengawasi, dan lain-lain untuk tercapainya tujuan. Seorang pemimpin harus menguasai baik kemampuan managerial maupun kemampuan teknis dalam bidang usaha yang dipimpinnya.
Pemimpin dan kepemimpinannya merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan umat manusia dan berperan sentral dalam menjalankan roda organisasi. Bahkan, pemimpin dengan kepemimpinannya menentukan maju atau mundurnya suatu organisasi, dan dalam lingkup lebih luas menentukan jatuh dan bangunnya suatu bangsa dan negara.

     Kepemimpinan kerap disoroti sebagai penyebab krisis multidimensi bangsa. Pertanyaanya, apakah sesungguhnya yang menjadi masalah dengan kepemimpinan? Kalau kepemimpinan disoroti dari aspek kompetensi dan kecakapan memimpin, yang menjadi bagian dari unsur kepemimpinan ,hampir dipastikan saat ini kita tidak kekurangan pemimpin-pemimpin yang mampu dan terampil. Hanya masalahnya di era sekarang rasanya sulit mencari pemimpin yang berkarakter. Menurut Robert Greenleaf, seorang pemikir kepemimpinan, bahwa banyak pemimpin kita lebih memilih untuk menjadi kritikus dan ahli, daripada menjadi pemimpin sejati/berkarakter.
     Dahulu ada anggapan bahwa hanya orang-orang tertentu yang dilahirkan dengan bakat sebagai pemimpin (leaders are born). Namun dalam perkembangan zaman sebagian besar pemimpin diciptakan melalui suatu proses, tumbuh dan berkembang dari bawah, ditempa oleh berbagai pengalaman, ketekunan, kerja keras, disiplin yang tinggi serta tidak pernah berhenti belajar sepanjang hidupnya (leaders are made).
     Para pemimpin dikenal bukan hanya karena posisi atau jabatannya tetapi terutama karena ciri-ciri kepemimpinan dan ajaran-ajarannya yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan generasi yang akan datang. Di Indonesia kita mengenal Presiden Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Pemimpin Bangsa dengan ajarannya Nation and Character Building, Jenderal Soedirman pemimpin pejuang yang tidak mengenal menyerah, Ki Hajar Dewantara tokoh pendidikan nasional dan sebagainya. Di India dikenal tokoh Mahatma Gandhi yang diakui sebagai salah seorang tokoh terbesar sejarah serta penggerak ahimsa (menghindari /anti kekerasan) dan satyagraha (praktek menjalankan kebenaran).
     Dalam situasi bangsa dan negara mengalami berbagai krisis, yang dikenal dengan krisis multidimensi, yaitu krisis ekonomi, politik, budaya, hukum dan keamanan, kita menyadari bahwa semua krisis itu bersumber dari krisis moral dan kepercayaan terutama pada mereka yang diberi kepercayaan oleh rakyat untuk menjadi pemimpin pada hampir semua profesi
     Era Reformasi, keterbukaan dan demokratisasi yang telah kita masuki menumbuhkan harapan-harapan baru kepada masyarakat akan datangnya perubahan ke arah yang lebih baik. Namun di sisi lain, demokrasi yang sedang kita jalani belum diimbangi dengan pemimpin-pemimpin berkualitas yang benar-benar menjalankan amanat kepemimpinannya. Kasus-kasus penyalahgunaan kekuasaan, korupsi dan berbagai skandal penyimpangan menghiasi pemberitaan media massa hampir setiap hari.
     Untuk itulah kita perlu  suatu gerakan “back to basics” , kembali ke masalah-masalah dasar kepemimpinan yaitu dengan kembali kepada nilai-nilai kepemimpinan yang diperlukan bagi seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya. Nilai-nilai kepemimpinan itu juga merupakan “roh” nya pemimpin, pedoman sekaligus rambu-rambu peringatan agar pemimpin dapat menjalankan kepemimpinannya dengan efektif dan efisien.

Ciri-Ciri Pemimpin Yang Baik :

1. Jujur dan Dapat Dipercaya
2. Mampu Bertanggung Jawab
3. Mampu Menentukan Skala Prioritas
4. Mampu Mendelegasikan Tugas
5. Cepat Menangani dan Mengatasi Masalah
6. Memiliki Sikap Positif
7. Kemampuan Berkomunikasi Efektif
8. Keberanian Sosial dan Percaya Diri
9. Mampu Mengembangkan Setiap Anggota Tim
10. Mampu mengendalikan keadaan




Jujur dan dapat dipercaya adalah modal dasar seorang pemimpin. Tidak hanya anggota tim yang harus memiliki sifat ini. Dengan dilandasi oleh sifat ini, maka anggota timnya pun dengan sendirinya akan mengikuti pimpinannya.
Tidak hanya menyalahkan anggota timnya apabila target yang telah ditentukan tidak berhasil dicapai. Seorang pemimpin pun harus mampu dan mau bertanggung jawab. Karena seorang pemimpin akan selalu diminta pertanggungjawabannya terhadap apa yang dipimpinnya dan keputusan yang diambilnya.
Seorang pemimpin hendaknya mampu menentukan skala prioritas. Dengan skala prioritas, anggota timnya mampu bekerja secara optimal dan mampu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu.  Pimpinan yang baik mengetahui kapan waktunya lembur dan kapan waktunya pulang pagi… 
Pendelegasian tugas amat penting. Seorang pemimpin harus bisa mendelegasikan tugas kepada orang yang tepat. Selain itu, pendelegasian juga merupakan salah satu cara untuk mempercayai anggota timnya. Sehingga pemimpin mampu menempatkan anggota timnya sesuatu dengan kapasitas masing-masing anggotanya. The right man on the right job. Dan yang tidak kalah penting adalah dengan pendelegasian, pemimpin akan bisa lebih fokus kepada tugas yang lebih penting.
Responsif dalam mengatasi masalah amat penting agar masalah yang muncul bisa dengan cepat tertangani dan mendapat solusi yang tepat. Sehingga permasalahan tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan permasalahan baru lainnya.
Setiap pemimpin harus memiliki sikap positif. Hal ini penting, karena dengan sikap positif akan mampu melihat visinya kedepan dengan optimis, bukan sebagai sebuah beban yang harus dipikul.
Pemimpin perlu berkomunikasi secara efektif agar pesan yang akan disampaikan jelas, tidak salah tangkap dan salah arah. Kemampuan ini mutlak dimiliki, karena mampu menyelaraskan semua anggota timnya mencapai tujuan yang ditentukan.
Seorang pemimpin yang baik memiliki keberanian sosial dan kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga seorang pemimpin mampu mengangkat harkat timnya. 3 cara untuk memboost keberanian perlu dibaca lagi.
Setiap pemimpin yang baik selalu mengembangkan setiap anggota timnya. Karena dengan SDM yang kuat, tujuan yang hendak dicapai pun akan lebih mudah tercapai.
Seorang pemimpin dituntut dapat mengendalikan keadaan. misalnya, seorang dituntut memiliki sifat humoris. Agar timnya pun mampu tertawa disaat suasana sedang dilanda masalah. Sehingga permasalahan tidak menambah beban yang sudah ada.
Itulah 10 ciri pemimpin yang baik hendaknya harus dimiliki oleh setiap seorang pemimpin. Sehingga seorang pemimpin akan mampu menjadiman behind the gun. Kita sebagai pemimpin sudahkah memiliki ciri-ciri tersebut?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Konfigurasi Semua Modem USB di Ubuntu


Konsep Modem

Seperti yang kita ketahui modem sekarang sudah tertanam aplikasi didalamnya jadi tidak di sertai CD, melainkan sudah tertanam didalam istilahnya zero CD, Bagi windows ini tidak jadi masalah karena penyedia modem telah memberikan aplikasi sebagai driver (pengenal) kepada OS windows, lalu bagaimana dengan OS linux dan keluarganya? OS linux dan keluarganya tidak di beri driver sebagaimana OS Windows, tetapi keluarga linux meraba-raba bagaimana modem-modem itu bekerja dan menyimpan didalam kernelnya nah jadi modem terkadang ada yang terdeteksi dan terkadang kita harus melakukan konfigurasi manual agar si linux tau bahwa hardware itu adalah modem, ini juga berlaku untuk hardware lainnya seperti video card dll.

Konfigurasi modem yang tidak terdeteksi

 Langkah yang harus kita jalankan adalah :

  - Install usb-modeswitch (mohon koreksi, sepertinya ubuntu 11.04 keatas sudah terinstal)
  - Merubah modem dari zero CD ke modem
  - Konekkan modem



1. Colok Modem

install terlebih dahulu usb-modeswith bila belum terinstall dengan perintah




setelah di colok kita cek dengan perintah

lsusb










setelah itu, lihat hasilnya,
yang di beri tanda pada gambar diatas merupakan modem OMEGA TECHNOLOGY





2. Rubah Menjadi Modem



nah disini modem kita masih di perlakukan sebagai storage ini karena modem dan ubuntu belum mengenal satu sama lain, jadi tugas kita harus mengenalkannya atau merubah mode dari si modem, dengan perintah



modprobe usbserial vendor=0x1c9e product=0x9800
vendor dan product harus sama dengan modem yang akan kita pakai, tunggu beberapa saat, setelah itu kita lihat apa kah sudah terdeteksi sebagai modem cek dengan melihat di connection manager atau di connection yang ada di pojok kanan atas,
Klik tanda no.1 → Edit Connection




Pilih provider, disini saya menggunakan telkomsel, next lalu klik Apply.



Setelah profil koneksi di buat, lalu kita buka connection sebelah kanan atas, nah klik deh profil yang tadi sudah dibuat.

Selesai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wireshark dan Pemakaiannya



Wireshark merupakan sebuah software sniffer freeware yang dapat didownload dengan mudah di www.wireshark.org. Walaupun termasuk kategori software gratis, software yang sebelumnya dinamakan Ethereal memiliki banyak fitur powerful yang tidak kalah dengan software sejenis. Program sniffer adalah program yang dapat digunakan apabila kita ingin ‘mengintip/mengendus/sniff’ sebuah jaringan, baik Ethernet maupun non-ethernet. Hanya saja, sehari-hari rasanya kita lebih sering berkutat dengan jaringan Ethernet.
Mengapa kita perlu ‘mengintip/mengendus’ jaringan ? Salah satu alasan kuat yang sering ditemui oleh penulis adalah “paket tidak pernah berbohong”. Yang dimaksud di sini, pada saat customer mengatakan bahwa jaringan nya pelan, atau jaringan nya tidak responsive, atau jaringan nya kadang cepat kadang tidak bisa connect, dsb., maka cara paling mudah adalah ‘mengendus’ jaringan dengan langsung melihat isi-isi paket yang lewat di jaringan tersebut. Pernah ada satu kasus yang penulis temukan, pada saat customer mengeluh network nya bermasalah (dan mereka langsung menyalahkan switchnya), setelah paket diintip, kejadian sebenarnya adalah, ada satu mesin gateway, yang apabila mesin tersebut mendengar adanya paket request, maka mesin tersebut selalu menjawab untuk drop paket tersebut, sehingga jaringan seolah-olah tidak connect. Dari sini bisa kita pelajari, bahwa jaringan yang tidak lancar, bisa disebabkan oleh banyak sekali faktor yang harus diselidiki lebih lanjut.
Dahulu kala, semasa jaringan masih menggunakan hub, para pemakai jaringan amat mudah ‘mengintip’ isi percakapan dari para pemakai jaringan lainnya, karena teknologi hub memang masih bersifat shared. Shared yang dimaksud di sini adalah, walaupun komputer A hanya berbicara dengan komputer B, percakapan mereka dapat didengar oleh komputer C yang dicolokkan ke hub yang sama dengan A dan B. Masih teringat jelas saat bekerja di sebuah perusahaan yang memakai hub, dan di pagi hari penulis dapat meng-crack semua user password pada saat login ke NT Domain(yang memang tidak secure, atau bisa dicrack dengan dictionary attack) memakai software l0pthcrack.
Untunglah, dengan adanya switch, hal tersebut di atas tidak mungkin terjadi ( walaupun masih mungkin dilakukan dengan teknik-teknik seperti ARP poisoning dsb. ), karena teknologi switch membuat jalur virtual untuk komunikasi antar pemakainya. Lalu, apabila memang ingin meng-sniff jaringan di lingkungan switch, bagaimana caranya ?
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan proses port mirroring dari switch tersebut ke salah satu port di mana kita memasang software sniffer kita. Cuma saja, biasanya hanya product switch yang manage-able yang bisa melakukan hal ini. Jika switch kita memakai unmanaged, maka prosesnya akan lebih rumit J


Gambar di atas dapat dijadikan contoh kebanyakan jaringan yang ada, di mana biasanya network administrator menginginkan memonitor koneksi jaringan ke Internet. Maka yang dilakukan adalah melakukan ‘port mirroring’ pada link yang merah, dengan target mirror port adalah port tempat di mana wireshark dipasang. Tetapi, tentu saja untuk melakukan hal tersebut, network administrator harus mengkonfigurasi switch. ( Hampir sebagian besar switch yang ada di Allied Telesis, tempat penulis bekerja sudah mendukung port mirroring )
Bagaimana apabila tidak bisa mengotak-atik switch, atau switch tidak mendukung mirroring ? Salah satu jalan keluarnya adalah memasang hub. Memang sayangnya, tidak mudah mendapatkan hub di saat-saat sekarang, karena di pasaran kebanyakan sudah tidak diproduksi lagi. Kelemahan lain dari penggunaan hub adalah jenis koneksi nya half duplex, bukan full duplex seperti pada switch.






Ada juga solusi lain, seperti menggunakan network tap. Hanya saja, tidak banyak perusahaan yang mau membeli network tap untuk keperluan monitoring sesaat.
Wireshark dapat diinstall di berbagai operating system, seperti Windows (32 bit atau 64 bit), OS X , Ubuntu,dsb. Penulis sendiri banyak memakai Wireshark pada Windows, dan pada saat proses instalasi, juga akan diinstal aplikasi WinPCap, yang merupakan driver-driver khusus yang akan dipakai pada Wireshark. Apabila kita tidak menginstall WinPCap, maka Wireshark tidak akan bisa berfungsi untuk capture packet melalui jaringan.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Link Universitas Gunadarma

http://www.gunadarma.ac.id/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS